Sadar akan pasar yang dihadapi kritis terhadap rasa, kandungan gizi serta terjamin kehalalannya, PT Glico Indonesia coba menghadirkan snack Pocky yang dapat memenuhi keinginan konsumen Indonesia. Seperti apa strategi yang dilakukan perusahaan ini?
Hadir di pasar Indonesia sejak tahun 1980, Pocky awalnya diperkenalkan ke pasar melalui importir. Barulah pada tahun 2014, didirikan PT. Glico Indonesia di Jakarta yang menandai tonggak penting dalam komitmen perusahaan terhadap pasar Indonesia.
“Sejak saat itu, Pocky resmi dipasarkan oleh Glico Indonesia dan kami mendedikasikan diri untuk memperluas kehadiran kami dan menjadikan Pocky sebagai camilan yang digemari konsumen Indonesia,” kata Bhakti Priyana, Direktur PT Glico Indonesia dan Presiden Direktur PT Glico Manufacturing Indonesia kepada Halal Review.
Bukan tanpa alasan Pocky mengembangkan pasarnya di Indonesia. Pasalnya menurut Bhakti, populasi Indonesia yang besar dan terus bertambah, mencapai lebih dari 270 juta jiwa, menandakan potensi pertumbuhan pasar yang besar dan menjadikannya pasar yang menarik bagi Glico, dan juga Pocky.
Terlebih konsumen Indonesia sangat perhatian sekali terhadap rasa dan gizi sehingga membuat Pocky mengusung prinsip “Healthier days, Wellbeing for life”. Hal itu selaras dengan preferensi perusahaan yang memiliki tujuan menawarkan produk inovatif yang tidak hanya memenuhi selera lokal tetapi juga memenuhi permintaan makanan ringan yang menyeimbangkan kenikmatan dengan kesehatan.
“Kami sangat antusias untuk terus mengembangkan pasar yang menjanjikan ini dengan membina hubungan yang lebih dalam dengan konsumen Indonesia melalui komitmen kami terhadap kualitas, rasa, dan inovasi,” ujar Bhakti.
Menjaga Prinsip Halal Produk
Upaya Pocky dalam menjaga komitmen halalnya bisa dibilang tidak main-main. Glico sebagai perusahaan induknya melihat pasar halal Indonesia sebagai peluang yang sangat bagus, khususnya di negara-negara Asia Tenggara dengan populasi muslimnya.
Simak selengkapnya hanya di https://ihatecpublisher.com/majalah/halal-review-magazine-edisi-09-september-2024/


Add comment