Tak hanya memberikan ketenangan terhadap konsumen, sertifikasi halal juga meningkatkan daya saing produk–produk Garudafood di pasar domestik maupun mancanegara.
Menjadi salah satu negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia yang angkanya mencapai 240 juta jiwa. Memberikan Indonesia peluang untuk menjadi produsen dan eksportir produk halal secara global. Hal ini didukung oleh sumber daya dan industri yang dimilikinya, khususnya di sektor industri makanan dan minuman yang berpotensi menjadi pemain kunci global.
Head of Corporate Communication and Relations Garudafood, Dian Astriana, melihat potensi produk makanan dan minuman halal di pasar global sangat besar seiring dengan proyeksi pertumbuhan populasi penduduk muslim di seluruh dunia yang mencapai lebih dari 26% dari total populasi dunia pada tahun 2030 (menurut data dari Pew Research Center’s Forum on Religion and Public Life).
Pertumbuhan populasi muslim yang signifikan tersebut secara alamiah akan meningkatkan permintaan terhadap produk halal. “Ini semakin diperkuat dengan adanya peningkatan mobilititas dan globalisasi yang telah menciptakan peluang baru bagi produk halal. Pasalnya, banyak wisawatan muslim yang menuntut kemudahan untuk mencari produk makanan halal pada saat bepergian,” ujarnya dalam kesempatan wawancara secara tertulis dengan majalah Halal Review
Tren peningkatan permintaan akan produk-produk halal di pasar global menjadi peluang yang bagus bagi Garudafood untuk dapat memperluas ekspornya. Perusahaan makanan dan minuman terdepan di Indonesia ini sudah mengekspor produknya ke lebih dari 30 negara di seluruh dunia dengan fokus pada negara-negara ASEAN, China dan India.
“Pangsa pasar terbesar dari produk Garudafood adalah pasar domestik yang didominasi oleh masyarakat muslim sehingga kehalalan produk menjadi sebuah nilai tambah. Namun semakin bertambahnya populasi umat muslim di dunia, kami semakin fokus mengembangkan pangsa pasar ekspor,” ucap Dian.
Apalagi dengan adanya tren positif berbagai negara untuk mendapatkan pengakuan dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Maka persaingan produk luar dengan domestik akan semakin kompetitif. BPJPH sebagai pihak penyelenggara Jaminan Produk Halal (JPH) pun kian didorong untuk meningkatkan pencapaian pengakuan sertifikat halal oleh Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN) dari berbagai negara.
Garudafood sendiri telah mengantongi sertifikat halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). Bahkan mendapatkan pengakuan atas penerapan Sistem Jaminan Halal (SJH) terbaik pada seluruh proses produksinya, dengan berhasil meraih HAS Award 2021 (Halal Assurance System) dari LPPOM MUI pada Mei 2021. (Pembahasan lebih lanjut mengenai Garuda dalam membidik pasar global dapat dibaca di https://ihatecpublisher.com/majalah/halal-review-edisi-1-januari-2024/).


Add comment